6 Pola Candle yang Paling Menguntungkan

Pada postingan sebelumnya telah dibahas tentang Apa itu candlestick. Pada kesempatan kali ini saya hanya ingin berbagi ebook yang berjudul”6 Pola candle yang paling menuntungkan”. Ebook ini saya peroleh dari salah satu guru besar saya yaitu Yinyang FX Sniper. Ebook ini tidak hanya memaparkan 6 pola candle, tetapi juga menjelaskan alasan kenapa pola candle tersebut bisa menjadi dasar analisa kita dalam menentukan akan market kedepannya. Selain itu ebook ini juga melanjutkan penjelasan yang lebih dalam tentang candlestick.

Saya akan memberikan sedikit gambaran tentang isi ebook ini. Di dalam ebook ini akan dipaparkan 6 pola candle, yaitu :
1. Bullish engulfing
2. Piercing line
3. Morning star
4. Morning (doji) star
5. Three white solider
6. Rising three method

Silahkan download ebook “6 Pola Candle yang paling Menguntungkan” disini

Semoga ebook ini bermanfaat
Selengkapnya →

Apa Itu Candlestick ???

Pada kesempatan kal ini saya akan sharing tentang candlestick. Bagi seorang trader pasti tidak asing dengan candlestick, disini saya hanya ingin sharing kepada trader baru yang belum mengetahui apa itu candlestick. Apa itu Candlestick ??? Candlestick berarti batang lilin. Mungkin dari sebagian anda ada yang bertanya, "lalu apa hubungannya dengan forex ?". Dalam forex dikenal ada 3 jenis grafik/chart, yaitu Bar chart, Line chart, dan Candlestick. Yang paling populer dari ketiga chart tersebut adalah candlestick. Jadi maksud dari candlestick disini adalah berupa chart yang tersusun dari lilin-lilin yang menggambarkan pergerakan harga pada "time frame"/periode tertentu.

Candlestick lahir dijepang tetapi tidak ada yang tau persis kapan persisnya candlestick lahir. Pada saat itu di jepang telah ada sekolah-sekolah lama yang mengajarkan analisa teknis untuk pedagang beras. Hingga suatu saat seorang barat yang bernama "Steve Nison" menemukan dan pertama kali mengenal rahasia teknik jepang ini dari kenalannya sesama broker jepang. Sejak saat itu steve mennjadi terobsesi dengan teknik ini, dia mulai memperlajari, meneliti, menulis dan perlahan mulai tumbuh dan populer disekitar tahunn 90an.

Dalam sebuah candlestick terkandung 4 informasi harga, yaitu :
1. Open(harga pembukaan)
2. High(harga tertinggi)
3. Low(harga terendah)
4. Close(harga penutupan)

Dalam grafik lilin bagian tengah terdapat sebuah kotak. Kotak ini akan diberi warna dimana akan menandakan bahwa harga naik atau turun. Bila kotak tidak berwana putih, menandakan harga turun, sedangkan bila kotak berwana hitam menandakan harga naik Harga naik apabila harga penutupan > harga pembukaan. Dan harga turun apabila harga penutupan < harga pembukaan. Disini kita melihat pasti ada jeda waktu antara harga pembukaan dan penutupan, jeda ini sering disebut dengan Time Frame. Dan bisa diatur sesuai keinginan kita, seperti 5 menit, 10 menit, 15 menit, 1 jam, 1 hari, ataupun 1 bulan.

Alasan utama banyak trader menggunakan candlestick, adalah selain hanya menunjukkan harga, juga menyimpan informasi dari pergerakan pasar. Mari kita pelajari dari yg paling sederhana.

Long body : badan candlestick yang panjang menunjukkan adanya minat yang sangat kuat untuk membeli atau menjual atau bisa juga menunjukkan banyak aktivitas transaksi. Semakin panjang ukuran body berarti semakin banyaknya aktivitas transaksi.
Short body: badan candlestick yang pendek menunjukkan sedikit aktivitas membeli atau menjual. Merupakan kebalikan dari long body.

Apabila Long body berwarna putih, ini berarti terjadi banyak aktifitas penjualan dari para pelaku pasar. Sedangkan jika berwarna hitam, berarti banyak aktifitas pembelian dari para pelaku pasar. Dibagian atas dan bawah biasanya ada bayangan(shadow) memberikan petunjuk pergerakan harga selama periode tersebut. Sampai saat ini grafik candlestick telah dipetakan menjadi puluhan model konfigurasi, dimana masing-masing model/pola tersebut, memiliki maksud sendiri-sendiri pula.

Demikian sharing pada kesempatan kali ini, mohon maaf jika ada kesalahn penulisan atau kata-kata yang kurang berkenan. jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis pada kolom komentar dibawah. Terimakasih.
Selengkapnya →

Apa itu Laverage

Halo sobat trader semua, gimana kabar kalian ??? Semoga kabar kalian baik dan semoga profitnya tambah banyak, amiinnnn.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang apa itu laverage. Bagi sobat trader yang sudah melalang buana kesana kemari pasti paham apa itu laverage dan apa manfaatnya. Saya disini hanya sharing bagi trader "awam" yang mungkin belum paham apa itu laverage.

Ketika trader membuat akun trading pada broker tertentu pasti akan menemui yang namanya laverage dengan pilihan besaran laverage 1:1, 1:50, 1:100, 1:200, 1:500. Bagi Trader baru mungkin akan bingung memilih yang mana dan fungsinya apa.

Laverage adalah perbandingan antara margin(jaminan) yang digunakan untuk transaksi terhadap nilai transaksi. Leverage dituliskan dalam rasio perbandingan, misal 1:1, 1:100, 1:500, dan sebagainya. Artinya, misalkan dana anda  $100 dan menggunakan  leverage 1:100 maka $100 tersebut memiliki kekuatan 100 kali lipatnya setara $10.000. Semakin besar laverage maka margin yang dibutuhkan untuk transaksi semakin kecil dengan nilai transaksi yang sama.

Laverage bersifat seperti tuas pengungkit dimana memungkinkan kita untuk membeli satuan kontrak pada forex dengan harga yang lebih rendah dari nilai kontrak sebenarnya atau sering disebut juga sebagai daya ungkit. Akan tetapi laverage juga bagaikan pisau bermata dua. kenapa bisa seperti itu ? Semakin besar laverage maka profit yang bisa kita dapat. Tapi sebaliknya kita juga berpotensi untuk kehilangan semua dana yang kita miliki.

Sekian penjelasan dari saya. Semoga bermanfaat. Jika ada masukan saya akan menerima dengan senang hati.

Salam Profit
Selengkapnya →

Preview Broker XM(Xe Markets)

Halo sobat trader, setelah sebelumnya saya telah menuliskan preview tentang Broker Insta Forex dan Broker Fx Open, pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan tentang Broker XM(Xe Markets).

XM atau Xe Markets merupakan perusahaan pialang/ broker dalan perdagangan valuta asing/forex. XM didirikan pada tahun 2009 di cyprus oleh Costas Cleanthous dan Ilias Mavrommatis, keduanya merupakan mantan agen antar bank. Pada tahun 2011 XM teregulasi oleh Financial Services Authority(FSA (UK) 538324). Regulasi FSA UK yang dimiliki oleh XEMarkets adalah regulasi terpercaya dan dapat dijadikan tolak ukur kemampuan finansial dan transparansi keuangan dari suatu broker forex.

Selain teregulasi oleh FSA UK, XM juga teregulasi dibeberapa otoritas keuangan, seperti :
-Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC) dengan nomer lisensi 120/10.
-BaFin ( Bundesanstalt für Finanzdienstleistungsaufsicht), Jerman, dengan nomer registrasi 124161.
-CNMV (Comisión Nacional del Mercado de Valores), Spanyol, dengan nomer registrasi 2010157773.
-FI (Finansinspektionen), Swedia.
-FIN (Finanssivalvonta Finansinspektionen), Finlandia.
-AFM ( Autoriteit Financiële Markten), Belanda.

XM adalah salah satu broker forex terbaik yang menyediakan layanan trading forex dan juga memberikan kesempatan kepada setiap trader untuk dapat trading komoditas dan CFDs (Emas, Perak dan Minyak).
Team kerja di XEMarkets berkomitmen untuk memuaskan setiap kebutuhan klien dengan integritas, transparansi, dan tekad untuk melayani klien dengan baik. Apa keuntungan memilih broker forex XE Markets? Ini adalah beberapa keuntungannya :
- Memiliki Regulasi di Uni Eropa (FSA UK, BaFin, CNMV, CySEC)
- Spread ketat mulai dari 1 Pip
- Leverage sampai 1:888
- Tidak ada Komisi
- Bonus Deposit 30% sampai $ 10.000
- Layanan bantuan 24 Jam
- Tidak ada Re-quotes
- Penarikan dana yang cepat dan mudah
- Personal Account Manager
- Automated Trading

XM adalah salah satu broker forex terbaik yang memiliki beberapa penghargaan,
- Penghargaan Produk Forex inovatif Terbaik 2013 dari Arabcom Group
- Broker dengan Eksekusi Pedagangan terbaik 2013 pada Lagos Forex Expo & Conference
- Broker dengan Pertumbuhan tercepat 2013 pada Lagos Forex Expo & Conference
- Trading Platform dengan eksekusi terbaik pada 10th China Guangzhou International Investment & Finance Expo.

Sekian preview dari saya. Saya rasa Xe Markets merupakan salah satu broker terbaik dengan kelebihan dan penghargaannya sehingga bisa menjadi salah satu pilihan broker kita.

Salam Profit
Selengkapnya →

Teknik Trading Rebond(Teknik Anti-loss)

Halo sobat trader semua, :D

Udah lama banget gak posting nih, dikarenakan saya sedang sibuk dengan kegiatan offline saya. Langsung aja deh, pada kesempatan kali ini saya ingin share teknik rebond, mungkin dari rekan trader udah ada yang tau dan mungkin namanya berbeda. Disini saya hanya ingin sharing kepada rekan trader yang mungkin belum mengetahui tentang teknik ini. Teknik ini mengandalkan perhitungan secara matematis. Teknik trading ini saya dapatkan dari rekan saya yaitu cak Cahyo Sunawan. Bisa dibilang teknik ini teknik trading anti-loss, karena teknik ini pasti berujung profit(asalkan margin cukup).

Inti dari teknik rebond adalah menggunakan PO untuk antisipasi dari OP sebelumnya yang salah. Jadi pertama kita tetap harus mengalisa, setelah OP kita pasang PO sebaliknya. OP dan PO diberi jarak "seperlunya". Semua OP dan PO diberi TP dan SL. Untuk TP minimal sejauh jarak antar OP dan PO. Dan Untuk SL sejauh Jarak+TP. Maka nanti pada saat TP tereksekusi, SL juga akan tereksekusi.

Untuk lot kita menggunkan perkalian lot. Kita bisa menggunakan perkalian 1, 3, 2, 2, ,2, dst, atau 1, 2, 2, 2, 2, dst. Untuk contoh dibawah saya menggunakan perkalian 1, 3, 2, 2, 2, dst.

Untuk lebih jelasnya lihat contoh dibawah ini.
Teknik rebond ini mengandalkan OP manual dan PO buy stop dan sell stop. Cara penerapannya bisa dilihat dari contoh gambar diatas. Pada pair UJ saya menganalisa harga akan turun sehingga saya melakukan OP sell. Yang dimaksud teknik rebond adalah adanya PO buy stop dengan lot yang lebih besar. Pada contoh diatas saya menggunakan jarak antara OP dan PO sejauh 35 pips, TP sejauh 65 pips, Untuk SL sejauh 35(jarak)+65(TP) pips. TP dan SL digunakan pada semua OP dan PO.

Dari contoh diatas misal harga memang turun dan TP, maka saya akan profit. Akan tetapi apabila harga malah naik ? maka PO buy stop dengan lot 0.03 akan tereksekusi dan saya minus sebanyak 35 pips. dan apabila harga terus naik TP buy dan SL sell akan tereksekusi bersamaan. Lalu apa yang akan terjadi, profit ataukah loss ???

Mari kita berhitung : Lot 0.01= $0.1
Sell = -100 pips x 0.01
Buy = 65 pips x 0.03
Total = -$10 + $19.5 = $9.5 > PROFIT

Tapi mungkin juga dapat terjadi kondisi lain, dimana pada awalnya kita OP sell kemudian harga naik dan PO tereksekusi, Namun sebelum terkena TP harga bebalik arah dan Turun. Apabila kita diam saja, kita akan mengalami kerugian, maka yang harus kita lakukan adalah "merebound" kebali dengan cara memasang PO sell stop di harga awal kita OP sell dengan lot 2xdari lot sebelumnya(0.03) yaitu 0.06. Maka ketika harga naik dan PO buy stop telah tereksekusi, kita langsung memasang PO sell stop diharga sell sebelumnya. maka jika ketika harga setelah naik lalu terjun bebas dan sell terkena TP, maka apa yang akan terjadi, profit ataukah loss ???

Mari kita berhitung kembali :
Sell 1= 65 pips x 0.01
Buy = 100 pips x 0.03
Sell 2= 65 pips x 0.06
Total = $6.5 - $30 + $39 = $15.5 > PROFIT

Begitu selanjutnya, teknik ini sangat mengandalkan margin yang anda miliki dikarenakan lot yang digunakan terus berlipat. Ketika TP dan SL tereksekusi bersamaan maka anda akan mendapatkan profit(Jika sesuai rule). 

Sebagai catatan : teknik ini sangat tidak disarankan untuk market sideways karena akan menghabiskan margin. Teknik ini juga dapat digunakan untuk Trapping news.

Sekian dulu dari saya, maaf jika kata-katanya berbelit-belit dan susah dimengerti, jika belum mengerti dapat menghubingi saya langsung lewat FB.

Salam Profit
Selengkapnya →