Apa Itu Candlestick ???

Pada kesempatan kal ini saya akan sharing tentang candlestick. Bagi seorang trader pasti tidak asing dengan candlestick, disini saya hanya ingin sharing kepada trader baru yang belum mengetahui apa itu candlestick. Apa itu Candlestick ??? Candlestick berarti batang lilin. Mungkin dari sebagian anda ada yang bertanya, "lalu apa hubungannya dengan forex ?". Dalam forex dikenal ada 3 jenis grafik/chart, yaitu Bar chart, Line chart, dan Candlestick. Yang paling populer dari ketiga chart tersebut adalah candlestick. Jadi maksud dari candlestick disini adalah berupa chart yang tersusun dari lilin-lilin yang menggambarkan pergerakan harga pada "time frame"/periode tertentu.

Candlestick lahir dijepang tetapi tidak ada yang tau persis kapan persisnya candlestick lahir. Pada saat itu di jepang telah ada sekolah-sekolah lama yang mengajarkan analisa teknis untuk pedagang beras. Hingga suatu saat seorang barat yang bernama "Steve Nison" menemukan dan pertama kali mengenal rahasia teknik jepang ini dari kenalannya sesama broker jepang. Sejak saat itu steve mennjadi terobsesi dengan teknik ini, dia mulai memperlajari, meneliti, menulis dan perlahan mulai tumbuh dan populer disekitar tahunn 90an.

Dalam sebuah candlestick terkandung 4 informasi harga, yaitu :
1. Open(harga pembukaan)
2. High(harga tertinggi)
3. Low(harga terendah)
4. Close(harga penutupan)

Dalam grafik lilin bagian tengah terdapat sebuah kotak. Kotak ini akan diberi warna dimana akan menandakan bahwa harga naik atau turun. Bila kotak tidak berwana putih, menandakan harga turun, sedangkan bila kotak berwana hitam menandakan harga naik Harga naik apabila harga penutupan > harga pembukaan. Dan harga turun apabila harga penutupan < harga pembukaan. Disini kita melihat pasti ada jeda waktu antara harga pembukaan dan penutupan, jeda ini sering disebut dengan Time Frame. Dan bisa diatur sesuai keinginan kita, seperti 5 menit, 10 menit, 15 menit, 1 jam, 1 hari, ataupun 1 bulan.

Alasan utama banyak trader menggunakan candlestick, adalah selain hanya menunjukkan harga, juga menyimpan informasi dari pergerakan pasar. Mari kita pelajari dari yg paling sederhana.

Long body : badan candlestick yang panjang menunjukkan adanya minat yang sangat kuat untuk membeli atau menjual atau bisa juga menunjukkan banyak aktivitas transaksi. Semakin panjang ukuran body berarti semakin banyaknya aktivitas transaksi.
Short body: badan candlestick yang pendek menunjukkan sedikit aktivitas membeli atau menjual. Merupakan kebalikan dari long body.

Apabila Long body berwarna putih, ini berarti terjadi banyak aktifitas penjualan dari para pelaku pasar. Sedangkan jika berwarna hitam, berarti banyak aktifitas pembelian dari para pelaku pasar. Dibagian atas dan bawah biasanya ada bayangan(shadow) memberikan petunjuk pergerakan harga selama periode tersebut. Sampai saat ini grafik candlestick telah dipetakan menjadi puluhan model konfigurasi, dimana masing-masing model/pola tersebut, memiliki maksud sendiri-sendiri pula.

Demikian sharing pada kesempatan kali ini, mohon maaf jika ada kesalahn penulisan atau kata-kata yang kurang berkenan. jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis pada kolom komentar dibawah. Terimakasih.

One Response so far

  1. candelstick ini merupakan indikator jaman dulu yang masih bisa eksis smapai sekarang dan banyak dipaki oleh trader termasuk juga dalam trading di octafx karena memang bisa mengikuti trend dengan baik an mudah dibaca sehingga prediksinya tidak akan terlalu banyak meleset

Leave a Reply